Banjir

,

Industry

,

Perencanaan

,

Policy Brief

,

Risk & Decision

Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait Sumber Daya Air

Perencanaan dan analisis teknis dalam bidang sumber daya air perlu mengacu pada standar yang berlaku untuk menjamin konsistensi metode, keandalan hasil, serta kesesuaian dengan praktik rekayasa di Indonesia. Acuan tersebut mencakup standar untuk analisis hidrologi, antara lain penentuan debit banjir rencana dan debit andalan, survei dan pengukuran hidrometri, pengamatan sedimen dan batimetri, serta kriteria perencanaan berbagai bangunan air dan bangunan sungai. Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) berikut disusun sebagai referensi utama dalam pelaksanaan survei, analisis, dan desain, dengan pemilihan standar yang disesuaikan terhadap karakteristik lokasi, jenis bangunan, tingkat perencanaan, serta kebutuhan teknis masing-masing pekerjaan.

1. Analisis hidrologi: banjir dan debit andalan

  1. SNI 2415:2026 Tata cara perhitungan debit banjir rencana Acuan utama terbaru untuk analisis debit banjir rencana/design flood. Ini dipakai untuk menggantikan rujukan SNI 2415:2016 yang lama.
  2. SNI 3432:2022 Tata cara penetapan banjir desain dan kapasitas pelimpah untuk bendungan Khusus penetapan design flood dan kapasitas spillway bendungan.
  3. SNI 6738:2015 Perhitungan debit andalan sungai dengan kurva durasi debit Acuan paling langsung untuk dependable flow / debit andalan, menggunakan Flow Duration Curve.
  4. SNI 1724:2015 Analisis hidrologi, hidraulik, dan kriteria desain bangunan di sungai Sangat penting karena menghubungkan analisis hidrologi, hidraulika dan kriteria desain bangunan sungai.
  5. SNI 03-3412-1994 Metode perhitungan debit sungai harian Berguna untuk penyusunan seri debit harian, termasuk basis analisis aliran rendah/debit andalan. Keberadaannya masih dicantumkan BSN sebagai SNI terkait.

Untuk pekerjaan seperti intake, bendung, embung, water supply atau studi ketersediaan air, paket SNI yang paling penting adalah SNI 2415:2026 + SNI 6738:2015 + SNI 1724:2015.


2. Survei hidrometri dan pengukuran debit

  1. SNI 8066:2015 Tata cara pengukuran debit aliran sungai dan saluran terbuka menggunakan alat ukur arus dan pelampung Acuan utama untuk current meter/velocity–area dan float measurement.
  2. SNI 6467.2:2012 Tata cara pengukuran debit pada saluran terbuka secara tidak langsung dengan metode kemiringan luas Untuk slope-area method, terutama estimasi debit banjir ketika pengukuran langsung sulit dilakukan.
  3. SNI 0140:2007 Cara pengukuran debit air Standar umum pengukuran debit air.
  4. SNI 2526:2019 Tata cara pemilihan lokasi pos duga air di sungai Pemilihan lokasi AWLR/staff gauge/hydrometric station.
  5. SNI 03-2822-1992 Metode pembuatan lengkung debit dan tabel sungai/saluran terbuka dengan analisis grafis Penyusunan rating curve H–Q dan tabel debit.
  6. SNI 8137:2015 Pengukuran debit pada saluran terbuka menggunakan bangunan ukur tipe pelimpah atas Untuk pengukuran debit menggunakan weir/overflow structure.
  7. SNI ISO/TR 24578:2012, ditetapkan BSN 2018 Hidrometri – Acoustic Doppler Profiler – Metode dan penerapan pengukuran aliran pada saluran terbuka Sangat relevan untuk ADCP.

Untuk TOR survei hidrometri lapangan, dapat dicantumkan SNI 8066:2015, SNI 2526:2019, dan SNI ISO/TR 24578 (bila menggunakan ADCP)

3. Survei sungai, batimetri, dan sedimen

  1. SNI 8283:2022 Konfirmasi 2026 Metode pengukuran kedalaman air menggunakan alat perum gema untuk kebutuhan infrastruktur Bathymetric/echosounder survey.
  2. SNI 3414:2019 Tata cara pengambilan contoh muatan sedimen melayang di sungai dengan cara integrasi kedalaman berdasarkan pembagian debit Suspended sediment sampling.
  3. SNI 19-4199-1996 Pengukuran aliran fluida dalam saluran terbuka – Metode pengukuran sedimen tersuspensi Pengukuran suspended sediment.
  4. SNI 3962:2018 Cara uji distribusi ukuran partikel sedimen secara gravimetri dengan ayakan Analisis grain-size sediment.
  5. SNI 19-6471.1-2000 Tata cara pengerukan muara sungai dan pantai – Bagian 1: Survei lokasi dan investigasi Relevan untuk survei muara, sedimentasi dan pekerjaan pengerukan.
  6. Untuk studi intake sungai, bendung, atau river engineering, ini berarti survei idealnya mencakup topografi/penampang + batimetri + debit + muka air + sedimen.

4. Kriteria/desain bangunan sungai dan bangunan air

SNI 1724:2015 — Analisis hidrologi, hidraulik, dan kriteria desain bangunan di sungai.
SNI ini adalah paling dekat dengan standar utama atau “payung” untuk menentukan parameter hidrologi, hidraulika dan kriteria desain bangunan sungai.

Kemudian berikut SNI untuk bangunan-spesifik:

  1. SNI 03-2401-1991 – Tata cara perencanaan bendung Bendung/weir. Status di katalog BSN masih berlaku.
  2. SNI 7043:2004 Konfirmasi 2024 – Tata cara desain hidraulik tubuh bendung tetap dengan peredam energi tipe MDL Bendung tetap + energy dissipator MDL.
  3. SNI 8063:2015 Konfirmasi 2024 – Tata cara desain hidraulik tubuh bendung tetap dengan peredam energi tipe MDO dan MDS Bendung tetap + MDO/MDS.
  4. SNI 2851:2021 – Desain sabodam Sabo dam/debris control.
  5. SNI 3441:2025 – Perencanaan teknik bangunan pelindung tebing sungai dari pasangan batu Riverbank protection/revetment.
  6. SNI 8062:2015 – Tata cara desain tubuh bendungan tipe urugan Embankment dam.
  7. SNI 8065:2016 Konfirmasi 2025 – Metode analisis dan cara pengendalian rembesan air untuk bendungan tipe urugan Seepage pada embankment dam.
  8. SNI 3432:2022 – Tata cara penetapan banjir desain dan kapasitas pelimpah untuk bendungan Spillway dan design flood bendungan.
  9. SNI 19-6459-2000 – Tata cara pengontrolan sedimentasi pada waduk Sedimentasi reservoir.

Shortlist paling penting untuk pekerjaan konsultan SDA

Sekitar 12 standar inti berikut dalam Design Criteria / Applicable Standards:
1. SNI 2415:2026 — Perhitungan debit banjir rencana.
2. SNI 6738:2015 — Perhitungan debit andalan dengan kurva durasi debit.
3. SNI 1724:2015 — Analisis hidrologi, hidraulik dan kriteria desain bangunan di sungai.
4. SNI 8066:2015 — Pengukuran debit sungai dan saluran terbuka.
5. SNI 2526:2019 — Pemilihan lokasi pos duga air.
6. SNI 03-2822-1992 — Pembuatan rating curve/debit table.
7. SNI ISO/TR 24578:2012 — Pengukuran menggunakan ADCP.
8. SNI 8283:2022 Konfirmasi 2026 — Pengukuran kedalaman/batimetri dengan echosounder.
9. SNI 3414:2019 — Pengambilan sampel sedimen melayang.
10. SNI 03-2401-1991 — Perencanaan bendung.
11. SNI 3432:2022 — Design flood dan spillway bendungan.
12. SNI 3441:2025 — Bangunan pelindung tebing sungai.

Catatan: BSN saat ini menampilkan SNI 2415:2026 sebagai standar terbaru untuk Tata cara perhitungan debit banjir rencana.