Site icon Indonesia HydroLab

Data Hujan Satelit Pilihan untuk Penggunaan di Indonesia

Sumber: https://gpm.nasa.gov/data


1. GPM IMERG (Global Precipitation Measurement)

GPM IMERG merupakan produk hujan satelit generasi terbaru dari NASA–JAXA (dahulu TRMM) yang menggabungkan berbagai sensor pasif dan aktif dari beberapa institusi antariksa di dunia (US, Japan, dsb.). GPM IMERG sangat baik untuk analisis hujan intensitas tinggi dan kejadian ekstrem di wilayah tropis. Namun perlu dicatat, banyak kasus dimana GPM overestimate kejadian ekstrem, sehingga perlu bias correction terhadap hujan observasi.

AtributInformasi
Nama DatasetGPM IMERG
PenyediaNASA / JAXA
Jenis DataSatelit
Resolusi Spasial±0.1° (~10 km)
Resolusi Temporal30 menit, harian
Periode Data2000 – sekarang
Cakupan WilayahGlobal (termasuk Indonesia)
FormatNetCDF
Link Akuisisi Datahttps://gpm.nasa.gov/data/directory
Kelebihan UtamaResolusi tinggi, baik untuk hujan ekstrem
KeterbatasanCenderung overestimate. Perlu bias correction terhadap hujan observasi

2. GSMaP (Global Satellite Mapping of Precipitation)

GSMaP adalah produk hujan satelit dari JAXA Japan yang cenderung memiliki performa yang baik khusus untuk wilayah Asia dan tropis. GSMaP dan GPM memiliki performa baik dalam monitoring hujan jam-jaman dan harian, serta kejadian cuaca ekstrem. Dibandingkan GPM, GSMaP cenderung tidak overestimate.untuk kejadian ekstrem.

AtributInformasi
Nama DatasetGSMaP
PenyediaJAXA
Jenis DataSatelit
Resolusi Spasial±0.1°
Resolusi TemporalJam-an, harian
Periode Data2000 – sekarang
Cakupan WilayahGlobal
FormatNetCDF
Link Akuisisi Datahttps://gportal.jaxa.jp/
Kelebihan UtamaRelatif stabil untuk Asia
KeterbatasanSensitif terhadap hujan ringan

3. MSWEP (Multi-Source Weighted-Ensemble Precipitation)

MSWEP merupakan produk hujan hasil penggabungan satelit, reanalisis, dan observasi stasiun, sehingga sangat baik untuk analisis akumulasi hujan dan simulasi hidrologi jangka panjang, namun performanya terbatas untuk kejadian single harian.

AtributInformasi
Nama DatasetMSWEP
PenyediaVrije Universiteit Amsterdam
Jenis DataMulti-sumber (hybrid)
Resolusi Spasial±0.1°
Resolusi Temporal3 jam, harian
Periode Data1979 – sekarang
Cakupan WilayahGlobal
FormatNetCDF
Link Akuisisi Datahttps://www.gloh2o.org/
Kelebihan UtamaKonsisten jangka panjang
KeterbatasanEkstrem bisa teredam

4. ERA5 (Reanalysis Rainfall)

ERA5 adalah produk reanalisis (bukan murni dari satelit atau observasi) dari ECMWF yang dihasilkan melalui pemodelan atmosfer dengan asimilasi data global. Data ini cocok untuk analisis iklim dan variabilitas jangka panjang, namun bukan pilihan utama untuk single event atau hujan ekstrem lokal.

AtributInformasi
Nama DatasetERA5
PenyediaECMWF
Jenis DataReanalisis
Resolusi Spasial±0.25°
Resolusi TemporalJam-an, harian
Periode Data1979 – sekarang
Cakupan WilayahGlobal
FormatNetCDF
Link Akuisisi Datahttps://cds.climate.copernicus.eu/datasets/reanalysis-era5-single-levels?tab=download
Kelebihan UtamaStabil untuk analisis iklim
KeterbatasanUnderestimate hujan ekstrem

5. PERSIANN-CCS

PERSIANN-CCS adalah satu dari beberapa produk data hujan PERSIANN dan lebih direkomendasikan dibandingkan produk PERSIANN lainnya. Data ini didapat dari teknik machine learning berbasis citra inframerah satelit dan cocok untuk monitoring hujan konvektif intensitas tinggi, terutama di wilayah tropis. Namun perlu menjadi catatan bahwa pada beberapa kasus data PERSIANN cenderung underestimate dan terlalu sensitif pada kejadian hujan rendah (hampir nol).

AtributInformasi
Nama DatasetPERSIANN-CCS
PenyediaUC Irvine
Jenis DataSatelit
Resolusi Spasial±0.04°
Resolusi TemporalJam-an
Periode Data2003 – sekarang
Cakupan WilayahGlobal
FormatNetCDF
Link Akuisisi Datahttps://chrsdata.eng.uci.edu/
Kelebihan UtamaSensitif hujan konvektif
KeterbatasanBias cukup besar tanpa koreksi

Catatan Penggunaan


Fitur yang Tersedia di hidro.web.id


Rangkuman kumpulan data hujan grid ini disediakan untuk mendukung analisis hidrologi, dengan tetap memperhatikan keterbatasan dan kebutuhan validasi terhadap data observasi.

Exit mobile version