Banjir

,

Infrastucture

,

Perencanaan

,

Risk & Decision

Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait Sistem Drainase

Perencanaan sistem drainase pada kawasan industri, sistem Jalan Transportasi, wellpad, jalan akses, plant, dan fasilitas sejenis perlu mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) yang relevan dengan analisis hidrologi dan hidraulika, pengukuran debit, perencanaan saluran dan gorong-gorong, pengendalian erosi, serta pengelolaan limpasan. Penerapan standar dibedakan berdasarkan fungsi sistem, yaitu minor drainage system untuk menangani limpasan pada kejadian hujan yang relatif sering melalui inlet, gutter, ditch, U-ditch, pipa drainase, dan culvert lokal; serta major drainage system untuk mengendalikan limpasan yang lebih besar melalui jalur aliran permukaan, saluran utama, major culvert, kolam retensi/detensi, dan bangunan outlet. Standar umum digunakan sebagai dasar bagi keseluruhan sistem, sedangkan standar tambahan diterapkan sesuai jenis bangunan, karakteristik lokasi, kondisi badan air penerima, serta tingkat risiko fasilitas.

A. SNI Umum untuk Perencanaan Drainase

SNIJudul / FokusRelevansi
SNI 03-2406-1991Drainase perkotaan – Tata cara perencanaan umumAcuan umum perencanaan sistem drainase kawasan
SNI 2415:2026Tata cara perhitungan debit banjir rencanaPenentuan hujan/debit rencana dan kapasitas sistem drainase
SNI 8066:2015Tata cara pengukuran debit aliran sungai dan saluran terbuka menggunakan alat ukur arus dan pelampungSurvei debit saluran, outlet, dan badan air penerima
SNI 6467.2:2012Tata cara pengukuran debit pada saluran terbuka secara tidak langsung dengan metode kemiringan luasEstimasi debit pada saluran atau aliran banjir ketika pengukuran langsung tidak memungkinkan
SNI 8456:2025Sumur dan parit resapan air hujanPengendalian limpasan melalui fasilitas infiltrasi/resapan
SNI 03-6370-2000Tata cara evaluasi batuan yang digunakan untuk pengendalian erosiAcuan untuk riprap, perlindungan outlet, dan pengendalian erosi

B. SNI Tambahan untuk Minor Drainage System

Standar berikut digunakan terutama untuk komponen lokal seperti inlet, gutter, ditch, U-ditch, stormwater pipe, dan culvert lokal.

SNIJudul / FokusRelevansi
SNI 19-4207-1996Pengukuran aliran cairan dalam saluran terbuka – Metode luas-kecepatanVerifikasi kapasitas dan debit saluran terbuka
SNI 03-6367-2000Spesifikasi pipa beton untuk air buangan, saluran peluapan dan gorong-gorongPipa beton dan culvert
SNI 03-6368-2000Spesifikasi pipa beton untuk saluran air limbah, saluran air hujan dan gorong-gorongStormwater pipe dan pipe culvert
SNI 6719:2015Spesifikasi pipa baja bergelombang dengan lapis logam pelindung untuk pembuangan air dan drainase bawah tanahCorrugated steel pipe/culvert
SNI 9362:2025Pipa polietilena (PE) untuk sistem perpipaan air minum, drainase dan saluran pembuangan bertekananPipa PE untuk sistem drainase bertekanan, bila digunakan
SNI 9363:2025Fiting polietilena (PE) untuk sistem perpipaan air minum, drainase dan saluran pembuangan bertekananFitting untuk sistem pipa PE
SNI 9386:2025Saluran drainase kanal U komposit resin sintetis berpenguat seratSaluran kanal U komposit, bila digunakan
SNI 03-2453-2002Tata cara perencanaan sumur resapan air hujan untuk lahan pekaranganResapan skala lokal
SNI 06-2459-2002Spesifikasi sumur resapan air hujan untuk lahan pekaranganSpesifikasi konstruksi sumur resapan

C. SNI Tambahan untuk Major Drainage System

Standar berikut terutama digunakan untuk main drain, overland flow path, major culvert, retention/detention pond, outfall, serta interaksi sistem drainase dengan sungai atau badan air penerima.

SNIJudul / FokusRelevansi
SNI 1724:2015Analisis hidrologi, hidraulik, dan kriteria desain bangunan di sungaiAnalisis saluran utama, bangunan outlet, dan hubungan dengan sungai penerima
SNI 2526:2019Tata cara pemilihan lokasi pos duga air di sungaiPenentuan lokasi monitoring muka air/debit bila diperlukan
SNI 03-2822-1992Metode pembuatan lengkung debit dan tabel sungai/saluran terbuka dengan analisis grafisPenyusunan rating curve pada sungai atau saluran penerima
SNI 8283:2022Metode pengukuran kedalaman air menggunakan alat perum gema untuk kebutuhan infrastrukturSurvei batimetri pada sungai, saluran besar, atau lokasi outfall
SNI 3414:2019Tata cara pengambilan contoh muatan sedimen melayang di sungaiEvaluasi sedimentasi pada saluran utama dan badan air penerima
SNI 3962:2018Cara uji distribusi ukuran partikel sedimen secara gravimetri dengan ayakanEvaluasi material dasar, sedimentasi, dan potensi erosi
SNI 3441:2025Perencanaan teknik bangunan pelindung tebing sungai dari pasangan batuPerlindungan tebing dan outlet yang terhubung dengan sungai
SNI 6738:2015Perhitungan debit andalan sungai dengan kurva durasi debitDigunakan bila desain memerlukan evaluasi kondisi aliran normal/debit penerima

Catatan untuk Drainase Jalan

SNI 03-3424-1994 – Tata cara perencanaan drainase permukaan jalan raya tidak lagi digunakan sebagai SNI aktif. Untuk drainase jalan, acuan SNI di atas perlu dilengkapi dengan pedoman teknis Direktorat Jenderal Bina Marga yang berlaku, khususnya untuk perencanaan inlet, saluran samping, gorong-gorong, chute, drop structure, dan perlindungan outlet.

Khusus drainase jalan, perencanaan mengacu pada Pedoman No. 15/P/BM/2021 tentang Pedoman Desain Drainase Jalan yang ditetapkan melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Marga No. 23/SE/Db/2021. Untuk kebutuhan survei dan inventarisasi kondisi eksisting dapat digunakan Pedoman No. 06/P/BM/2023 tentang Pedoman Inventarisasi Drainase Jalan. Acuan tambahan digunakan sesuai kebutuhan, antara lain pedoman drainase bawah permukaan dengan filter geotekstil dan pedoman perancangan drainase jembatan.

No.Pedoman Bina MargaStatus / fungsi
1Pedoman No. 15/P/BM/2021 – Pedoman Desain Drainase Jalan, ditetapkan melalui SE Dirjen Bina Marga No. 23/SE/Db/2021Acuan utama desain drainase jalan. Status: Berlaku. Membahas pengelolaan aliran permukaan dan bawah permukaan untuk melindungi badan jalan dan lingkungan.
5Pedoman Perencanaan Teknis Drainase Bawah Permukaan dengan Menggunakan Filter Geotekstil – SE Menteri PUPR No. 34/SE/M/2015Khusus desain subsurface drainage/subdrain menggunakan filter geotekstil. Masih tercantum dalam katalog NSPK Bina Marga.
6Pedoman Perancangan Drainase Jembatan – SE Menteri PUPR No. 23/SE/M/2015Berlaku. Khusus drainase pada deck dan struktur jembatan.
7Pedoman Gambar Standar Pekerjaan Jalan dan Jembatan Tahun 2021 – SE Dirjen Bina Marga No. 15/SE/Db/2021Referensi detail/gambar standar; cakupannya termasuk drainase selain geometrik, jalan, geoteknik, dan jembatan.

Catatan untuk Kolam Retensi/Detensi

Perencanaan kolam retensi atau detensi tidak hanya mengacu pada satu standar. Analisis inflow dan debit rencana mengacu pada SNI 2415:2026, sedangkan aspek hidraulika, outlet, serta keterkaitannya dengan sungai atau badan air penerima dapat mengacu pada SNI 1724:2015, dilengkapi dengan pedoman teknis PUPR yang relevan untuk sistem drainase dan pengendalian limpasan.